"Penutupan dilakukan untuk menjaga TKP agar tidak rusak. Karena kami masih menunggu dari Puslabfor Mabes Polri dan Inafis Polda Metro Jaya," kata Kapolresta Bekasi, Umar Surya Fana di lokasi, Minggu (23/10/2016).
Foto: Kondisi terkini lokasi ledakan di Bekasi (Jabbar Ramdhani/detikcom)
|
Umar mengatakan pengamanan lokasi kejadian selain untuk kebutuhan identifikasi lapangan, juga untuk menghidari adanya kehilangan terutama di Alfamidi. Sementara selain Puslabfor Mabes dan Inafis Polda Metro, identifikasi juga dilakukan oleh Gegana.
Saat ini, PLN juga sudah mematikan listrik. Karena ledakan juga berdampak pada putusnya kabel listrik di sekitar TKP. "PLN sudah datang, sudah diputus listriknya. Karena akan hujan. Jadi agar membahayakan warga dan mempermudah proses identifikasi," kata Umar.
Foto: Kondisi terkini lokasi ledakan di Bekasi (Jabbar Ramdhani/detikcom)
|
Polisi juga masih menunggu pihak Pertamina untuk menangani sisa elpiji yang ada di dalam PHD, karena masih ada bau gas yang tercium. Namun menurutnya, hal tersebut ditangani langsung oleh Puslabfor Mabes Polri.
"Saat ini juga kita masih tunggu dari Pertamina. Kalau tidak ada, nanti Puslabfor yang tangani untuk langsung melakukan olah TKP," tuturnya.
Sekitar pukul 11.00 WIB, Gegana sudah hadir ke lokasi disusul tim dari Inafis sekitar 10 menit kemudian. Dengan seragam lengkap dan peralatan, mereka langsung masuk ke lokasi ledakan.
Selain itu, terlihat juga Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Rudy Herianto juga sudah tiba di lokasi.

Foto: Kondisi terkini lokasi ledakan di Bekasi (Jabbar Ramdhani/detikcom)
Foto: Kondisi terkini lokasi ledakan di Bekasi (Jabbar Ramdhani/detikcom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar