Mereka tampil anggun dan elegan di hadapan 100 tamu khusus.
Direktur Operasional Alleira Batik Zakaria Hamzah mengemukakan dia terkejut dengan antusiasme para undangan. Antusiasme itu juga yang membuat dia berniat kembali ke Slovakia dan membawa lebih banyak koleksi batik.
"Melihat peluang yang bagus, Batik Alleira berencana kembali lagi ke Slovakia, juga negara-negara di Eropa Tengah lainya, baik untuk fashion show, namun juga untuk memulai penjualan ritel, utamanya produk tekstil seperti syal dan kain yang disukai pasar luar negeri," ujarnya.
Saat ini, Alleira telah memiliki butik di Singapura, Malaysia, dan Australia. Alleira juga telah mengikuti berbagai lawatan promosi dan dagang bersama pemerintah ke berbagai negara seperti Singapura, Hong Kong, Malaysia, China, Turki, Australia, Rusia, Jerman, Amerika Serikat, dan negara-negara di Eropa.
Duta Besar RI untuk Republik Slovakia Djumantoro Purbo menyatakan, penampilan peragaan busana batik di Imperial Festival merupakan ajang unjuk kekayaan dan keberagaman seni dan warisan budaya yang dikemas dalam wujud mode.
“Kami ingin menunjukkan kepada publik Slovakia bahwa dengan kualitas dan desain yang modern, batik Indonesia kini semakin popular di dunia internasional. Terlebih semenjak UNESCO mengukuhkan batik sebagai Warisan Budaya Lisan dan Non-bendawi Manusia, pada Oktober 2009,” ujar Djumantoro.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar